Sedikit cerita tentang kisah cinta Gus Mus yang disampaikannya sendiri di acara Haul Simbah Nyai Salimah dan KH. Dalhar.
Opor Cinta
Pernah ketika Gus Mus awal jadi pengantin baru, sang istri (almh) masak opor ayam kampung dengan dua buah kelapa. Maksudnya, untuk mengungkapkan rasa cintanya kepada Gus Mus.
Jadilah opor dengan santan yang sangat kental. Sang istri lalu menghidangkan kepada suaminya. Gus Mus hanya mencicipi sesendok.
Sang istri menangis, lalu wadul-mengadu kepada mertuanya, ibunya Gus Mus. Sang mertua hanya tertawa lalu menasehati "nduk, suamimu itu ndak suka dengan makanan yang bersantan. Dia itu suka sama sambal jeruk."
Dari situ sang istri tahu makanan favorit sang suami. Hari-hari selanjutnya, sang istri memasak sambal jeruk sampai tuanya.
"Sekadar cinta," kata Gus Mus, "tidak cukup. Kita juga harus kenal siapa yang dicintai."
[Krapyak, 14 November 2016]
Bersambung...

EmoticonEmoticon